Rabu, 08 Januari 2014

Kecantikan Pasir Putih


Ini dia sedikit ulasan tentang Pasir Putih.
Pantai Pasir Putih di Kabupaten Situbondo, Jawa  Timur, dikenal karena hamparan pasirnya yang putih. Tak hanya itu, morfologi pantai inipun terbilang unik. Topografinya yang melengkung menghadap ke laut dengan latar belakang hutan membentuk gugusan panorama yang sangat indah. Ke arah  utara, wisatawan dapat melihat luasnya laut utara Jawa dengan garis putih di  pinggir pantai. Di belakangnya, rimbunan hutan menyajikan kesejukan tersendiri.
Pasir Putih merupakan salah satu tujuan wisata  pantai andalan bagi Provinsi Jawa Timur. Hal ini karena letaknya yang  strategis, yaitu di pinggiran jalan utama Surabaya-Banyuwangi. Wisatawan yang  ingin menuju ke Bali (dari Surabaya), atau menuju Gunung Bromo (dari Banyuwangi),  biasanya mampir untuk beristirahat dan menyaksikan keindahan panorama yang  disuguhkan, terutama menikmati eloknya matahari terbenam (sunset).


Keelokan Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu atau juga sering disebut Tangkuban Parahu merupakan salah satu gunung terbesar di dataran Parahyangan. Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu berada di utara kota Lembang, sebelah utara kota Bandung. Bentuk gunung ini adalah Stratovulcano dengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. Udara sejuk, hamparan kebun teh, lembah dan tingginya pohon pinus menemani perjalanan Anda menuju pintu gerbang kawasan Tangkuban Perahu. 


Ada dua jalan menuju kawah-kawah yang ada di gunung ini. Jalan yang pertama atau jalan lama dengan kondisi jalan yang lebih sulit untuk dilalui dan biasanya akan ditutup sehabis hujan atau saat dirasa membahayakan untuk dilewati. Penjaga loket akan memberi petunjuk untuk melewati jalan baru yang terletak lebih ke atas jika jalan ini ditutup. Sebelum tiket pembayaran di jalan pertama ini, terdapat pondok-pondok yang disewakan untuk tempat menginap.
Melewati jalan baru, jalan beraspal memudahkan perjalanan kendaraan Anda. Pada sisi jalan yang berkelok-kelok terdapat bunga-bunga terompet dan pohon lainnya yang akan menyejukkan perjalanan Anda. Di kawasan gunung Tangkuban Perahu terdapat tiga kawah yang menarik untuk dikunjungi. Kawah tersebut adalah Kawah Domas, Kawah Ratu dan Kawah Upas. Kawah yang paling besar diantara ketiganya dan paling banyak dikunjungi adalah Kawah Ratu. Dengan beberapa jam berjalan kaki, Anda bahkan dapat mengitari Kawah Ratu yang begitu luas sambil menikmati keindahan panorama Gunung Tangkuban Perahu. 


Keindahan Waduk Selorejo

Waduk Selorejo, mungkin bagi Kalian yang tinggal di Kabupaten Malang dan sekitarnya sudah tidak asing lagi dengan nama itu, tapi bagi Kalian yang tidak tahu, jangan kawatir, saya akan sedikit cerita tentang waduk ini. 



Terletak di Kecamatan Ngantang, sekitar 48 km dari pusat kota Malang, Waduk Selorejo merupakan salah satu tujuan wisata favorit warga Malang. Lokasi bendungan ini dikelilingi oleh Gunung Kelud, Gunung Kawi, dan Gunung Anjasmoro. Hal ini juga yang menyebabkan suasana di sekitar bendungan terasa sejuk. Bendungan yang dikelola oleh PT. Jasa Tirta ini utamanya digunakan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air atau PLTA. Umumnya, para wisatawan datang ke Selorejo untuk menikmati suasana sekitar yang menyejukkan. Kawasan wisata ini menyediakan beberapa fasilitas seperti kolam renang, penginapan, persewaan perahu, wisata kuliner, bahkan gedung pertemuan dan jembatan gantung. 


Dasyatnya Semeru

Gunung Semeru atau Sumeru adalah gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya Mahameru, 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). Kawah di puncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Jonggring Saloko. Nama Semeru berasal dari mitos Hindu-Buddha, yaitu gunung Meru atau Semeru, yang merupakan tempat tinggal para dewa.

Pendakian Semeru :
Diperlukan waktu sekitar empat hari untuk mendaki puncak gunung Semeru pulang-pergi. Untuk mendaki gunung semeru dapat ditempuh lewat kota Malang atau Lumajang. Dari terminal kota malang kita naik angkutan umum menuju desa Tumpang. Disambung lagi dengan Jip hingga Pos Ranu Pani. Setelah sampai di gapura "selamat datang", perhatikan terus ke kiri ke arah bukit, jangan mengikuti jalanan yang lebar ke arah kebun penduduk. Selain jalur yang biasa dilewati para pendaki, juga ada jalur pintas yang biasa dipakai para pendaki lokal, jalur ini sangat curam. Jalur awal landai, menyusuri lereng bukit yang didominasi dengan tumbuhan alang-alang. Tidak ada tanda penunjuk arah jalan, tetapi terdapat tanda ukuran jarak pada setiap 100m. Banyak terdapat pohon tumbang, dan ranting-ranting diatas kepala. Setelah berjalan sekitar 5 km menyusuri lereng bukit yang banyak ditumbuhi bunga edelweis, lalu akan sampai di Watu Rejeng. Di sini terdapat batu terjal yang sangat indah. Pemandangan sangat indah ke arah lembah dan bukit-bukit, yang ditumbuhi hutan cemara dan pinus. Untuk menuju Ranu Kumbolo masih harus menempuh jarak sekitar 4,5 Km. 
 Di Ranu Kumbolo dapat didirikan tenda. Juga terdapat pondok pendaki (shelter). Terdapat danau dengan air yang bersih dan memiliki pemandangan indah terutama di pagi hari dapat menyaksikan matahari terbit disela-sela bukit. Banyak terdapat ikan, kadang burung belibis liar. Ranu Kumbolo berada pada ketinggian 2.400 m dengan luas 14 ha. Dari Ranu Kumbolo sebaiknya menyiapkan air sebanyak mungkin. Meninggalkan Ranu Kumbolo kemudian mendaki bukit terjal, dengan pemandangan yang sangat indah di belakang ke arah danau. Di depan bukit terbentang padang rumput yang luas yang dinamakan oro-oro ombo.
Selanjutnya memasuki hutan cemara di mana kadang dijumpai burung dan kijang. Daerah ini dinamakan Cemoro Kandang.
Pos Kalimati berada pada ketinggian 2.700 m, disini dapat mendirikan tenda untuk beristirahat. Pos ini berupa padang rumput luas di tepi hutan cemara, sehingga banyak tersedia ranting untuk membuat api unggun. Di Kalimati dan di Arcopodo banyak terdapat tikus gunung.
Di Arcopodo sebaiknya menggunakan kacamata dan penutup hidung karena banyak abu beterbangan. Arcopodo berada pada ketinggian 2.900m, Arcopodo adalah wilayah vegetasi terakhir di Gunung Semeru, selebihnya akan melewati bukit pasir.
Dari Arcopodo menuju puncak Semeru diperlukan waktu 3-4 jam, melewati bukit pasir yang sangat curam dan mudah merosot. Sebagai panduan perjalanan, di jalur ini juga terdapat beberapa bendera segitiga kecil berwarna merah. Semua barang bawaan sebaiknya tinggal di Arcopodo atau di Kalimati. Pendakian menuju puncak dilakukan pagi-pagi sekali sekitar pukul 02.00 pagi dari Arcopodo.
Pendakian sebaiknya dilakukan pada musim kemarau yaitu bulan Juni, Juli, Agustus, dan September. Sebaiknya tidak mendaki pada musim hujan karena sering terjadi badai dan tanah longsor.
Itulah singkat cerita tentang pendakian Semeru, kalau boleh saya sarankan, sebaiknya ditemani dengan pendaki yang sudah profesioal untuk menghindari hal yang tidak-tidak. Dan untuk mendaiki membutuhkan stamina yang kuat dan keberanian yang sesungguhnya. Selamat mencoba.
 
 
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Semeru

Asyiknya Melancong Ke Danau Beratan

Kali saya akan memberi sedikit pemberithuan kepada Anda semua yang belum mengetahui apa itu Danau Beratan. Meskipun saya tiak tahu terlalu banyak, semoga saja ini bisa bermanfaat.



Nama Danau Beratan berasal dari kata “Bratan” yang diambil dari kata “Brata” yang artinya adalah mengendalikan diri. Yaitu dengan menutup 9 lubang kehidupan. Kata “Brata” ini biasa kita temukan dalam istilah “Tapa Brata” yang mempunyai arti bersemedi atau meditasi untuk dapat mencapai ketenangan agar dapat menyatu dengan alam dan juga berkomunikasi dengan Yang Maha Gaib.
Danau beratan yang terletak di kawasan Bedugul, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Jaraknya kurang lebih 70 km dari wilayah wisata Kuta/ Bandara Ngurah Rai. Di lokasi Danau Beratan terdapat bangunan pura dan stupa Budha yang merupakan bangunan tempo dulu dan terbilang kuno, tapi semua keadaan fisiknya masih bersih dan tertata rapi karena pemeliharaan rutin.
Perjalanan  menjelang sampai ke lokasi dipenuhi tanjakan berliku, dengan pemandangan kebun sayur dan lembah indah di sepanjang jalan, menjadikan suasana lebih damai. Terletak di dataran tinggi, menyebabkan keberadaan objek ini sangat sejuk dan kadang-kadang di selimuti kabut, keindahan alam pegunungan dan Danau Beratan tersaji bersih dan unik. Di tengahnya ada sebuah pura Ulun Danu yang merupakan tempat pemujaan kepada Sang Hyang Dewi Danu sebagai Dewi pemberi kesuburan, akan sangat sayang sekali kalau di lewatkan, tapi bagi para pengunjung harus mematuhi adat istiadat disana yang terkadang pengunjung dilarang memasuki area pura. Memang banyak wisatawan melakukan wisata tour selama liburan di Bali dengan tujuan Bedugul. pada saat-saat hari baik menurut kalender Hindu, kita sering bertemu rombongan warga yang melakukan kegiatan prosesi upacara agama, baik itu rangkaian upacara di Pura ataupun Ngaben.
Di areal danau Beratan ini disiapkan kapal boat atau sampan yang disewakan bagi pengunjug agar bisa lebih menikmati keindahan dan untuk mengelilingi Danau Beratan. Dan terkadang Anda akan ditawari untuk berfoto-foto disana dengan tarif tertentu. Di dekat parkir terdapat kios-kios kecil sebagai tempat belanja keperluan oleh-oleh bagi keluarga dan warung makanan dan minuman. 
So, pingin nyoba indahnya Danau Beratan ?

sumber :

http://www.balitoursclub.com/berita_49_Danau_Beratan_-_Bedugul.html


Sabtu, 04 Januari 2014

Gunung Bromo yang Menakjubkan




Gunung Bromo merupakan salah satu tempat wisata di jawa timur, letaknya di Taman Nasional Tengger Semeru di timur kota Malang, Jawa Timur. Gunung ini merupakan gunung yang masih aktif. Gunung ini juga berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang.
Gunung yang berada pada ketinggian 2392 m dari permukaan laut ini menjadi satu-satunya kawasan konservasi di Indonesia yang memiliki keunikan berupa lautan pasir seluas 5.520 hektar. Keberadaan gunung Bromo ini begitu fenomenal dengan lautan pasirnya sehingga tempat ini menjadi salah satu tempat wisata terkemuka di Indonesia dan banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun wisatawan asing.
Ada beberapa hal yang paling menarik wisatawan untuk di lakukan saat berkunjung di tempat wisata ini, yaitu melihat sunrise di Bromo dan megelilingi Taman Nasional ini dengan menyewa mobil jeep.
Untuk melihat sunrise, pengunjung bias menuju puncak gunung Penanjakan, tidak hanya sunrise, tapi pengunjung dapat menikmati hamparan lautan pasir luas dan pemandangan latar belakang yang indah yaitu gunung Semeru, gunung Bromo dan Gunung Batok. Untuk mencapai puncak Penanjakan para pengunjung biasanya memakai kendaraan mobil Jeep, namun adapula yang nekat mendaki dengan berjalan kaki, dan tentu saja medannya pun tidak mudah. Ketika sampai di puncak penanjakan rasa lelah dan mengantuk pun jadi hilang, terbayar dengan pemandangan yang menakjubkan ketika matahari mulai menampakkan sinarnya dari ufuk timur.
Puas menikmati Bromo Sunrise, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan ke kaki gunung bromo. Perjalanan sekitar 1 jam dari Puncak penanjakan dengan mengendarai Jeep yang biasanya di sewakan satu paket antara Puncak penanjakan dan kawah Bromo. Dengan melewati lautan pasir yang membentang sangat luas tentu saja perjalan ke kaki Gunung bromo sangat menyenangkan. Tiba di kaki gunung bromo (parkiran jeep), pengunjung masih melanjutkan perjalanan sekitar 2 km, bisa naik Jeep maupun dengan berjalan kaki dan dilanjutkan menapaki anak tangga yangberjumlah sekitar 250 an. Sesampainya di puncak Bromo , pengunjung  dapat melihat kawah Gunung Bromo yang mengeluarkan asap putih yang tebal dan tentu saja fenomenal karena jarang ada di Indonesia bahkan di dunia.
Anda beminat? Cepetan rasakan keindahan Gunung Bromo dari dekat.